Trans Jogja Yang Mengecewakan
Yogyakarta, kota yang begitu nyaman, ramah, penuh dengan rindu dan feels like home. Sebagai seorang yang terlahir di Yogyakarta, 2 tahun kemudian saya harus pindah keluar kota Denpasar Bali dan Makassar. Setelah 10 tahun meninggalkan kota Jogja, akhirnya saya kembali ke Jogja. Kala itu Jogja yang disebut kota pelajar begitu ramai karena banyak anak-anak sekolah maupun anak kuliah yang sedang belajar di kota ini. Menariknya di jalanan begitu banyak kendaraan roda dua, hampir tiap lampu merah kendaraan roda dua akan memenuhi perempatan. Begitu juga dengan becak, saya adalah salah satu pengguna transportasi tradisional ini. Baik itu untuk berangkat ke sekolah atau kalau saya ingin jalan-jalan ke Malioboro karena jaraknya cukup dekat dengan tempat saya tinggal waktu itu. Ketika saya SMP, saya adalah pengguna bus kota jalur 12 dan 15. Dimana bus kota pada saat itu yang paling saya ingat adalah “Kopaja”. Tidaklah seperti bus-bus Trans Jakarta yang santun, bus kopaja yang berseliweran di...